Tips Memilih Bisnis di Rumah

Memilih jenis bisnis di rumah memerlukan waktu dan pemikiran tersendiri. Banyak orang memilih berbisnis di rumah karena waktu yang fleksibel dan income yang menjanjikan jika dikelola dengan sungguh-sungguh. Kita juga bebas membuat perencanaan kapan ingin sukses dengan bisnis tersebut. Pemilihan bisnis di rumah pastinya harus tepat buat diri kita sendiri (sebagai pelaku) dan orang lain (sebagai customer). Beberapa tips berikut bisa dijadikan panduan untuk memilih bisnis di rumah :

1. Selaraskan antara impian/tujuan berbisnis, keinginan, dan kemampuan.

Sebelum berbisnis, tetapkan dulu tujuan Anda sehingga Anda bisa mencari peluang bisnis yang sesuai dengan keinginan dan memiliki kemampuan untuk menjalankannya. Dengan memiliki keinginan yang besar Anda akan enjoy dalam menjalankan bisnis dan lebih mudah untuk sukses. Yang tidak kalah penting pastikan pasarnya tidak terbatas dan ada customer untuk bisnis tersebut. Misalnya Anda suka berdandan dan menggunakan kosmetik maka Anda bisa mulai berbisnis dengan kosmetik. Cara mudahnya bisa dengan bergabung sebagai distributor/member di sebuah perusahaan kosmetik dan mendapatkan fasilitas untuk memasarkan produknya dengan berbagai keuntungan.

2. Ketika sedang memikirkan bisnis apa yang cocok, jangan secepat kilat mengikuti apa yang terbesit di pikiran kita.

Sebaiknya dicatat dulu saja. Cari referensi lagi mengenai bisnis di rumah dari literatur seperti buku atau majalah yang memberikan ide ataupun menyajikan informasi peluang bisnis di rumah. Bisa juga browsing berbagai artikel di internet yang tentunya akan memberikan banyak pilihan untuk dipertimbangkan. Catat ide yang mendekati ide bisnis yang ingin dibangun dan yang paling penting harus ada pasarnya.

3. Jika menemukan sebuah peluang bisnis yang tidak sesuai dengan keinginan namun Anda pikir potensial, maka bisa memilih bisnis tersebut.

Tapi Anda harus mencari gambaran terlebih dulu bagaimana cara menjalankannya. Pelajari peluang bisnis tersebut dari literatur-literatur bisnis yang banyak tersedia di toko buku atau internet, mengikuti seminar ataupun workshop yang berkaitan. Mungkin tidak mudah tapi asalkan rajin dan sungguh-sungguh belajar maka Anda pasti bisa melakukannya.

4.  Berpotensi menghasilkan profit.

Anda harus membuat perhitungan berapa modal awal yang harus dikeluarkan, operational cost, dan income yang ditargetkan. Pertimbangkan faktor resiko sehingga ketika suatu saat mengalami kerugian itu tidak akan menghentikan langkah Anda karena sudah diantisipasi sebelumnya. Jadi silahkan kalkulasi dulu. Perlu diingat bahwa tidak ada bisnis yang tidak memerlukan modal. Bisnis yang sehat dan berkelanjutan adalah bisnis yang diawali dengan modal.

5. Pastikan Anda memiliki area khusus di rumah untuk menjalankan bisnis.

Bisnis di rumah tidak memerlukan biaya sewa toko. Namun pastikan rumah Anda memiliki area khusus untuk menjalankan aktivitas bisnis. Misalnya untuk bisnis fashion siapkan area khusus untuk bisa memajang produk  dengan manekin, etalase, tempat gantungan baju, dan sebagainya. Pastikan juga kenyamanan pengunjung yang datang ke rumah Anda.

6. Jika modal terbatas, pilih bisnis yang Anda bisa memulainya sendiri.

Jika Anda memiliki modal yang besar Anda bisa langsung memperkerjakan karyawan. Namun jika modal anda terbatas maka akan lebih baik jika Anda melakukan sendiri mulai dari persiapan modal, promosi, penagihan dan pengelolaan income. Nanti ketika sudah mulai berkembang Anda bisa mulai memperkerjakan karyawan untuk hal-hal teknis dan Anda bisa berkonsentrasi pada konsep dan strategi pengembangan bisnis Anda.

7. Pilih bisnis yang sesuai dengan kondisi keluarga Anda.

Jika suami Anda sibuk bekerja di luar rumah dan Anda harus mengurus anak maka jangan pilih bisnis yang mengharuskan Anda mencari klien dengan keluar rumah. Misalnya, pilih bisnis di rumah yang bisa dijalankan dengan fasilitas internet. Itu akan lebih membuat waktu Anda berkualitas bagi keluarga dan pekerjaan Anda. Memilih bisnis yang sesuai dengan kondisi keluarga , membuat Anda juga mudah melibatkan anggota keluarga dalam berbisnis. Misalnya Anda bisa memberi kesempatan anak Anda membantu menata barang yang akan didisplay di etalase atau membantu packing barang yang akan dikirim.

8. Jika masih bingung memilih bisnis di rumah yang cocok, mulailah dengan peluang yang bisa saja tiba-tiba datang pada Anda.

Peluang ini tentunya harus selaras dengan tujuan Anda. Misalnya rekan Anda menawarkan untuk menjualkan produk fashion miliknya dan Anda akan mendapatkan komisi atas penjualan produk tersebut. Maka manfaatkan saja peluang tersebut sembari Anda mempersiapkan bisnis yang akan Anda kelola sendiri di rumah. Kita bisa belajar dan mendapatkan jalur distribusi terlebih dahulu. Kelak kalau modal kita sudah kuat, kita bisa membeli produk teman kita dalam jumlah besar dan menjualnya kembali dengan jalur distribusi yang sudah kita buat. Kita untung teman kita juga untung 🙂

Apapun bisnis yang Anda pilih, bisnis di rumah memerlukan kesabaran dalam pengelolaannya. Mengapa? Karena kita membangun sendiri bisnis kita dan harus bisa memotivasi diri sendiri agar sukses. Banyak yang merasa bisnis di rumah tidak bisa menghasilkan karena ingin mendapat hasil yang besar secara instan atau dalam waktu cepat. Yang dibutuhkan memang kesungguhan dan kerja keras agar bisnis di rumah bisa menjadi sumber penghasilan yang melimpah dalam jangka panjang.

Oke, jangan lupa baca juga posting saya mengenai 7 Persiapan Memulai Bisnis Online di Rumah ya.

Selamat berbisnis, good luck, dan ditunggu komentarnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *