Percakapan Telepon Bisnis Etis-Salah Sambung

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pada “Contoh Etika Percakapan Telepon dalam Bisnis-Part 2“, saya sudah berikan contoh percakapan jika menghubungi nomor yang salah. Kali ini saya akan berikan contoh jika kita menjawab telepon salah sambung.

Ketika ada penelepon yang salah sambung, hindari bersikap kasar atau menjawab sekenanya. Hindari mengatakan “Maaf, Anda salah sambung” dan langsung menutup telepon. Kita bisa menanganinya dengan cara berikut :

Ambar: “Kantor Properti “Pratama Megah”, selamat pagi, dengan Ambar, ada yang bisa dibantu?”
Hera   : “Selamat pagi, mbak. Bisa bicara dengan Bejo ?”
Ambar: “Maaf di kantor kami tidak ada yang bernama Bejo.”
Hera   : “Oh maaf. Ini bukan Kantor Properti “Pratama Indah”?
Ambar: “Bukan, bu. Ini Kantor Properti “Pratama Megah”. Sepertinya ibu salah sambung.”
Ambar: “Maaf ya bu. Saya kira kantor teman saya.”
Hera   : “Tidak apa-apa, bu.”

Adakalanya penelepon juga salah menekan nomor ekstensi. Hal ini bisa terjadi ketika menghubungi perusahaan yang memiliki nomor ekstensi berbeda untuk tiap divisi.

Jika ada penelepon yang salah sambung seperti ini, bantu arahkan dengan menyambungkan ke nomor ekstensi yang sesuai. Jangan biarkan dia mencari sendiri informasinya.

Hindari mengatakan :
”Maaf ibu salah nomor ekstensi. Kami tidak menangani masalah itu”.
Cara menanganinya :
Cintya : “Divisi Marketing Cantik Bersinar, dengan Cintya, ada yang bisa dibantu?”
Tanti   : “Selamat pagi, bu. Saya mau pesan paket perawatan wajah “Cemerlang””.
Cintya : ”Maaf, dengan ibu siapa saya bicara?”
Tanti   : “Saya Tanti.”
Cintya : “Baik, bu Tanti. Untuk pemesanan, ibu akan dibantu pak Jono di Divisi Order, nomor ekstensinya 123.  Saya sambungkan langsung ke ruangannya ya Bu.”
Tanti   : “Oya terima kasih, bu Cintya”.
Cintya : “Sama-sama bu Tanti”.

Saat menyambungkan, sebaiknya berikan informasi nomor ekstensi yang dituju pada penelepon. Sekedar berjaga-jaga jika sambungan terputus sehingga penelepon bisa langsung menghubungi nomor ekstensi tersebut.

Referensi gambar : pixabay.com

Contoh Percakapan Telepon Bisnis Etis-Menangani Salah Sambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!