Pada posting percakapan telepon etis bertema keluhan pelanggan kali ini, saya akan memberikan contoh keluhan pelanggan atas pengiriman produk dalam “Contoh Percakapan Telepon Bisnis Etis-Pemesanan Barang (1)” beserta cara menanganinya.

Vina : “PT. Beauty Care, selamat pagi, dengan Vina, ada yang bisa dibantu?”
Tita  : “Selamat pagi, bu Vina. Saya Tita dari PT. Shiny Skin.
Bisa tolong disambungkan dengan Pak Dito-Bagian Marketing?”
Vina : “Baik, bu Tita. Maaf keperluannya apa bu?”
Tita  : “Saya mau menanyakan kenapa pesanan saya belum sampai.”
Vina : “Baik, saya sambungkan dengan pak Dito. Mohon ditunggu sebentar.”
Tita  : “Baik, bu.”

Setelah Vina tersambung ke Pak Dito :
Vina : “Pak Dito, bu Tita dari PT. Shiny Skin menanyakan pesanannya yang belum diterima. Bisa saya sambungkan, pak? ”
Dito : “Oya silahkan, mbak.”
Vina : “Baik, pak.”

Setelah bu Tita tersambung ke Pak Dito :
Dito : “Selamat pagi, bu Tita. Saya Dito-Bagian Marketing, ada yang bisa dibantu?”
Tita : “Selamat pagi, pak Dito. Saya mau menanyakan kenapa pesanan saya belum sampai?.”
Dito : “Baik, bisa dibantu no.order-nya, bu?”
Tita : “No.ordernya 12345”
Dito : “Mohon ditunggu sebentar saya cek datanya dulu ya bu.”
(Pak Dito langsung melakukan pengecekan dengan no.order tersebut)
Dito : “Bu Tita, terima kasih sudah menunggu. Pesanan ibu apa benar 100 dus produk “Great”?”
Tita : “Iya benar, pak. Apa sudah dikirim?”
Dito : “Menurut data kami pesanan ibu sudah dikirim 2 hari yang lalu.”
Tita : “Tapi sampai hari ini barang belum saya terima. Padahal estimasinya 2 hari kerja kan pak?”
Dito : “Iya benar, bu. Estimasi pengiriman 2 hari kerja. Sebelumnya kami mohon maaf atas keterlambatan ini. Saya perlu menanyakan lebih dulu ke PT. Kirim Cepat, partner kami dalam pengiriman barang. Setelah dapatkan informasinya, saya akan segera menghubungi ibu.”
Tita : “Baik, pak Dito. Saya tunggu informasinya segera.”
Dito : “Baik, bu Tita. Ada lagi yang bisa dibantu?”
Tita : “Sudah cukup, pak. Terima kasih.”
Dito : “Sama-sama, bu Tita. Terima kasih sudah menghubungi PT. Beauty Care, selamat pagi dan selamat beraktivitas.”

Penanganan keluhan :
Dito : “Selamat siang, dengan bu Tita?”
Tita : “Iya benar.”
Dito : “Saya Dito dari “PT. Beauty Care.”
Tita : “Oh iya. Bagaimana dengan pesanan saya, pak? Apa sudah ada informasi tentang pengirimannya?”
Dito : “Bu Tita, kami mohon maaf. Ada kendala transportasi dalam pengiriman pesanan ibu. Karena terbatasnya armada yang digunakan dan banyaknya pesanan yang harus dikirim, pesanan ibu jadi terlambat diterima. Pesanan ibu baru bisa diterima sore ini jam 17.00.”
Tita : “Oh begitu. Saya sebenarnya kecewa karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Kami sudah janji pada pelanggan bahwa barang bisa diambil hari ini. Kalau sore baru kami terima berarti besok baru bisa didistribusikan.”
Dito : “Iya, bu Tita. Sekali lagi kami mohon maaf. Ini jadi koreksi buat kami agar selanjutnya memberi informasi jika ada keterlambatan.”
Tita : “Tidak apa-apa, pak Dito. Untung saja produk “Great” sudah banyak yang merasakan manfaatnya. Semoga saja pelanggan kami juga bisa memaklumi dan tertutupi kekecewaannya dengan manfaat produk.”
Dito : “Terima kasih atas pengertian dan kepercayaannya, bu Tita. Semoga kita masih bisa bekerja sama di kemudian hari.”
Tita : “Sama-sama, pak Dito.”

 

Contoh Percakapan Telepon Bisnis Etis-Menangani Keluhan (4)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!