Mengapa kita tidak bisa atau kurang memahami isi percakapan?
Saat penelepon berbicara terlalu cepat, ada kemungkinan kita menjadi kurang paham dengan apa yang dia maksud. Untuk itu kita bisa meminta penelepon untuk berbicara lebih pelan.

Contoh:
Joni      : “CV. Mebel Sukses, selamat pagi dengan Joni ada yang bisa dibantu?”
Ganang: “Selamat pagi, mas Joni. Saya mau pesan meja dan kursi tamu. Saya butuh meja yang…dan kursi yang…”
(Pak Ganang berbicara terlalu cepat ketika menyampaikan spesifikasi meja dan kursi yang dibutuhkan)

Jika Joni kurang paham, Joni bisa mengatakan :
Joni      : “Mohon maaf, pak Ganang. Saya kurang bisa menangkap spesifikasi meja dan kursi yang bapak butuhkan. Bisa disampaikan agak pelan pak?”
Ganang: “Baik, mas Joni. Untuk meja saya butuh yang…dan kursi saya butuh yang…

Penyebab lain mengapa kita kurang paham dengan isi percakapan adalah isi percakapan yang terlalu panjang (rumit) atau kita sendiri yang kurang fokus pada isi percakapan.

Jika penelepon menyampaikan penawaran produk dengan panjang lebar dan kita benar-benar membutuhkan informasi produknya, kita bisa meminta penelepon menyampaikannya melalui email atau fax.

Contoh:
Yuni : “Selamat pagi, dengan bu Ana?”
Ana  : “Iya benar.”
Yuni : “Saya Yuni dari CV. Kantor Modern. Sesuai permintaan ibu, saya ingin menyampaikan promo perlengkapan kantor bulan ini, bu.”
Ana  : “Silahkan, mbak Yuni.”
Yuni : “Bulan ini ada promo printer merek “Cetak Jelas”. Harganya cuma Rp 1.000.000. Juga ada merek “Cetak Bagus”. Harga Rp 600.000 namun dengan syarat dan ketentuan berlaku. Kami juga memberikan gratis ongkos kirim untuk 2 merk printer yaitu “Warna Jelas” dan “Warna Bagus”.”
Ana  : “Bu Yuni, mohon maaf saya memang butuh informasi harga printer tapi saya kurang paham bu. Bisa kirim penawarannya via email? Alamat emailnya ana@administrasi.com.”
Yuni : “Baik, bu. Saya akan kirim melalui email.”
Ana  : “Terima kasih, bu Yuni.”
Yuni : “Sama-sama, bu Ana.”

 

Contoh Percakapan Telepon Bisnis Etis-Kurang Paham Isi Percakapan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!