Contoh Etika Percakapan Telepon Bisnis-Tawarkan Produk ke Kantor

Devi (CV. Trofi Juara) mengajukan penawaran produk ke PT. Mahkota Juara.
Sekar: “PT. Mahkota Juara, selamat pagi, dengan Sekar ada yang bisa dibantu?”
Devi  : “Selamat pagi, mbak Sekar. Saya Devi dari CV. Trofi Juara.”
Sekar: “Ada yang bisa saya bantu, bu Devi?”
Devi  : “Mbak Sekar, saya ingin menawarkan produk pesawat telepon untuk PT. Mahkota Juara.”
Sekar: “Baik, mohon ditunggu saya sambungkan ke bu Andra di bagian Administrasi ya bu.”
Devi  : “Baik, mbak.”

Setelah Sekar tersambung dengan bu Andra :
Sekar: “Bu Andra, di line telepon ada bu Devi dari CV. Trofi Juara ingin menawarkan produk pesawat telepon. Bisa saya sambungkan, bu?”
Andra: “Silahkan, mbak.”
Sekar: “Baik, bu.”

Setelah Devi tersambung ke bu Andra :
Andra: “Selamat pagi, bu Devi. Saya Andra dari bagian Administrasi. Ibu ingin mengajukan penawaran produk pesawat telepon?”
Devi  : “Benar, bu Andra. Bulan ini ada pesawat telepon model baru yang bisa membangun komunikasi yang lebih baik antara perusahaan ibu dengan pelanggan.”
Andra: “Bisa dikirim penawarannya melalui email? Saya ingin lihat gambar, fungsi produk secara detil, dan harganya.”
Devi  : “Baik, bu. Bisa saya minta alamat emailnya?”
Andra: “Silahkan kirim ke administrasi@mahkotajuara.com.”
Devi  : “Baik, segera saya kirim penawarannya. Terima kasih.”
Andra: “Sama-sama, bu Devi.”

Devi melakukan follow up penawaran 3 hari kemudian :
Sekar: “PT. Mahkota Juara, selamat pagi, dengan Sekar ada yang bisa dibantu?”
Devi  : “Selamat pagi, mbak Sekar. Saya Devi dari CV. Trofi Juara. Bisa saya bicara dengan bu Andra?”
Sekar: “Maaf keperluannya apa, bu Devi?”
Devi  : “Saya ingin menanyakan apa sudah ada informasi mengenai penawaran produk pesawat telepon yang kami kirim 3 hari yang lalu?”.
Sekar: “Baik, saya sambungkan dengan bu Andra. Mohon ditunggu sebentar.”
Devi  : “Baik, mbak.”

Setelah Sekar tersambung ke bu Andra :
Sekar: “Bu Andra, di line telepon ada bu Devi dari CV. Trofi Juara, menanyakan penawaran produk pesawat telepon yang dikirim 3 hari yang lalu. Bisa saya sambungkan, bu?”
Andra : “Oya silahkan, mbak.”
Sekar: “Baik, bu.”

Setelah Devi tersambung ke bu Andra :
Andra: “Selamat pagi, bu Devi. Saya Andra dari bagian Administrasi. Ibu menanyakan penawaran pesawat telepon?
Devi  : “Selamat pagi, bu Andra. Iya benar, bu”.
Andra: “Baik, saya sudah pelajari penawarannya. Bisa datang ke kantor saya besok jam 10.00, bu? Saya ingin lihat simulasi pesawat telepon yang ada dalam penawaran.”
Devi  : “Baik, bu. Besok jam 10.00 saya akan datang ke kantor ibu. Terima kasih, bu Andra.”
Andra: “Sama-sama, bu Devi.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *