Etika Percakapan Telepon Bisnis-Catat Pesan

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam posting “Contoh Percakapan Telepon Bisnis Etis dalam Perusahaan-Part 1saya sudah berikan contoh etika percakapan telepon bisnis jika orang yang dicari tidak ada di tempat dan penelepon meninggalkan pesan. Kali ini saya akan berikan contoh yang berbeda.

Ketika menerima telepon, jangan lupa dengan etika meminta ijin penelepon jika harus menunggu.

Contoh :
Sari   : “Happy Web Design, selamat pagi, dengan Sari, ada yang bisa dibantu?”
Tono : “Selamat pagi, bu Sari. Bisa saya bicara dengan pak Yono?”
Sari   : “Maaf dengan bapak siapa saya bicara?”
Tono : “Saya Tono dari PT. Properti Sukses.”
Sari   : “Baik, pak Tono. Maaf keperluannya apa pak?”
Tono : “Saya butuh informasi tentang pembuatan website.”
Sari   : “Baik, saya sambungkan dengan pak Yono. Bisa ditunggu sebentar?”
Tono : “Baik, saya tunggu.”

Etika lain yang tidak kalah penting adalah saat penelepon menunggu tersambung dengan orang yang dicari pastikan penggunaan hold button untuk menghindari suara Anda atau sekitar Anda terdengar oleh penelepon yang bisa membuat dia terganggu.

Jika sudah agak lama, misal sekitar 15-30 detik, namun line ke ruang pak Yono masih sibuk, Anda bisa tawarkan apakah masih mau menunggu atau meninggalkan pesan.

Contoh :
Sari   : “Terimakasih sudah menunggu. Maaf pak Tono, line ke ruang pak Yono masih sibuk. Masih berkenan menunggu atau ada pesan yang bisa saya sampaikan?”
Tono : “Saya titip pesan saja ya bu. Saya butuh penawaran untuk pembuatan website perusahaan saya. Untuk informasi detilnya pak Yono bisa menghubungi saya di 0123987654.”
Sari   : “Baik, saya ulang ya pak. 0123987654.”
Tono : “Benar, bu.”
Sari   : “Baik, pak Tono. Pesan Bapak mengenai penawaran pembuatan website akan segera saya sampaikan ke pak Yono. Kalau boleh tahu jam berapa Bapak bisa dihubungi supaya tidak mengganggu aktivitas Bapak?”
Tono : “Saya bisa dihubungi antara jam 09.00-17.00.”

Jangan lupa untuk mencatat nama, waktu menelpon, nama perusahaan (jika mewakili perusahaan).
Catat juga isi pesan dan waktu yang tepat untuk menghubungi kembali. Usahakan menelepon dalam 1 hari kerja.

Referensi gambar : pixabay.com

Contoh Etika Percakapan Telepon Bisnis-Mencatat Pesan Penelepon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!