Mitos MLM dan MLM Oriflame

Mitos Bisnis MLM

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam posting ini saya ingin share beberapa mitos tentang MLM yang masih berkembang di masyarakat.

Mitos inilah yang menyebabkan beberapa orang jadi anti dengan MLM.
Apa saja mitosnya? Lalu bagaimana dengan MLM Oriflame? Mari kita cermati satu-persatu :

1. Hanya menguntungkan level atas saja
Di Oriflame sistemnya tidak seperti itu. Upline penghasilannya tidak selalu lebih besar dari downline. Penghasilan yang didapat sesuai dengan kerja yang dilakukan.

Mau penghasilan besar? Pastinya harus kerja keras. Tidak bisa hanya santai-santai menunggu uang datang. Kalau tidak bekerja keras membangun jaringan dan mengembangkan omset, penghasilan upline bisa lebih kecil dari downline.

Oriflame memiliki sistem yang adil dalam perhitungan bonus. Siapapun yang levelnya di atas atau sudah gabung duluan belum tentu penghasilannya lebih besar dari level bawah. Porsi penghasilan sesuai dengan porsi kerjanya.
Lebih jelasnya silahkan simak posting “Ilustrasi Perhitungan Penghasilan di Bisnis Oriflame”.

2. Dikejar target
Jangan salah paham dengan dikejar target. Target disini adalah target Anda sendiri. Bukan target upline atau leader. Anda sendiri yang menentukan berapa penghasilan yang diinginkan, berapa passive income yang diinginkan per bulan, kapan Anda ingin dapat mobil atau jalan-jalan ke luar negeri, dsb.

Upline sebatas melakukan tugas membina dengan menyampaikan  peluang penghasilan yang bisa didapat dengan terjun di bisnis Oriflame. Upline juga menawarkan bantuan untuk meraih target atau impian Anda. Dengan mengetahui target Anda, upline jadi tahu bagaimana cara membantu.

Misalnya target Anda akhir tahun 2016 ini punya mobil Honda CRV. Berarti Anda harus ada di level Diamond Director untuk dapat bonus Honda CRV dari Oriflame. Dari sini kita bisa lihat di Success Plan bagaimana ketentuan supaya sampai level Diamond Director.

Dalam menentukan target kita dipandu oleh Success Plan Oriflame. Banyak yang takut dengan target atau merasa tertekan kalau ditarget. Sebenarnya tidak perlu seperti itu. Kita yang menentukan target, jadi kalau tidak tercapai juga tidak bakal dihukum. Sebaliknya kalau tercapai kita malah dapat reward (penghargaan) dari Oriflame. Jadi, tidak perlu takut dengan target.

Bisnis Oriflame adalah bisnis kita sendiri. Targetnya adalah impian, cita-cita, harapan kita. Target yang ditentukan sendiri namun dikerjakan bersama-sama. Ada fasilitas yang mendukung dan upline yang membimbing. Ada kerja sama, saling bantu, saling support. Kita tidak bekerja sendiri.

3. Hati-hati! MLM itu skema piramida, money game. 
MLM resmi itu beda dengan skema piramida dan money game. Skema piramida sendiri modusnya juga tidak sama dengan money game.MLM Oriflame adalah MLM resmi yang terdaftar di APLI. Peraturan yang dikeluarkan pemerintah, MLM resmi adalah MLM yang memiliki SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan Kemendag (Kementrian Perdagangan) serta tercatat sebagai anggota APLI. APLI merupakan bagian dari WFDSA (World Federation of Direct Selling Association). Simak perbedaan MLM resmi, skema Piramida, dan money game dalam posting “Beda MLM Legal, Skema Piramida, dan Money Game

4. Oriflame bisnis khusus wanita
Bisnis tidak tergantung gender. Yang kita manfaatkan adalah peluang bisnisnya. Produk Oriflame pangsa pasarnya tidak hanya kaum wanita. Ada juga produk buat pria, anak-anak bahkan bayi.

Leader Oriflame di luar negeri kebanyakan pria karena menyadari peluang bisnis Oriflame yang menjanjikan. Kalau di jaringan dBCN ada Kris Hartanto, leader pria pertama di jaringan dBCN yang mencapai level Diamond Director.

Simak juga “Pria Berbisnis Oriflame

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *