idekerjadirumah.com

Kerja di Rumah dengan Bisnis MLM Oriflame

Pengertian Multi Level Marketing

MLM adalah pemasaran yang dilakukan beberapa orang (biasa disebut member atau distributor) dengan sistem berjenjang. Sistem berjenjang artinya sistem dengan beberapa tingkatan level.
Member atau distributor tidak terikat kontrak kerja dengan perusahaan MLM.

Cara Kerja MLM
Bisnis MLM pada umumnya tergantung pada 3 hal :

  1. Poin
  2. Level
  3. Bonus

Besarnya poin yang diperoleh akan menentukan level member.
Level member akan menentukan jumlah bonus yang diterima.
Semakin besar poin yang dikumpulkan member akan berpengaruh pada tingginya level yang dicapai dan menentukan besarnya bonus atau penghasilan member.

Darimanakah poin itu didapat?
Poin ada dalam setiap produk perusahaan MLM.
Setiap produk memiliki nilai poin sendiri.
Nilai poin tiap produk ada dalam daftar yang sudah disediakan perusahaan MLM.
Saat member membeli atau belanja produk perusahaan MLM saat itu pula member mendapatkan keuntungan berupa poin yang ada dalam produk tersebut.
Pembelanjaan produk yang dilakukan member biasanya untuk dipakai sendiri atau dijual kepada konsumen (non member).

Pada umumnya, member ingin dapat bonus atau penghasilan yang semakin besar setiap bulannya.
Untuk itu, member butuh poin yang semakin besar dan tidak bisa hanya mengandalkan pengumpulan poin pribadi dengan memakai sendiri produk atau berjualan.
Dia perlu membangun jaringan dengan cara merekrut alias mengajak orang bergabung menjadi downline di jaringannya.
Downline adalah orang yang direkrut dan berada di bawah member.

Member perlu membangun jaringan karena perusahaan MLM akan menghitung total poin dengan menjumlah poin pribadi member dengan poin orang-orang yang direkrut member.
Jika bisa mengumpulkan sejumlah minimal poin tertentu maka member akan mendapat penghasilan sesuai perhitungan omset.
Omset dihitung berdasar pengumpulan poin.
Inilah yang dinamakan sistem MLM.

Perlu diperhatikan bahwa member tidak mendapat poin hanya dengan merekrut.
Member akan mendapat tambahan poin jika bisa membimbing orang-orang yang direkrut untuk menghasilkan poin, baik poin pribadi maupun poin jaringan.
Disini member membimbing downline untuk meraih penghasilan melalui pengumpulan poin yang jadi target downline.

Contoh :
Ayi adalah member perusahaan MLM Mutiara.
Ayi ingin menambah penghasilan dengan membangun jaringan.
Ayi kemudian mengajak Bima, temannya, untuk gabung di perusahaan MLM Mutiara dengan menjadi downline-nya.
Ayi juga tahu tujuan Bima bergabung adalah mendapat penghasilan 4 juta per bulan.
Dengan bimbingan Ayi, Bima jadi lebih terarah dalam menghasilkan poin pribadi, merekrut, dan membimbing downlinenya hingga mencapai poin yang disyaratkan untuk penghasilan 4 juta per bulan.

Baik member (upline) maupun downline keduanya sama-sama mendapatkan penghasilan dari pengumpulan poin pribadi dan jaringannya.

Perhitungan penghasilan antara member (upline) dan downline dilakukan dengan sistem tertentu sehingga adil dalam pembagian penghasilan.

MLM yang resmi memiliki sistem perhitungan penghasilan yang adil. Upline tidak selalu memiliki penghasilan lebih besar dari downline. Yang gabung duluan penghasilannya tidak selalu lebih besar. Tergantung seberapa besar kerja (usaha) yang dilakukan.

Perusahaan MLM yang memiliki SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung) dan terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) bisa jadi petunjuk bahwa perusahaan MLM tersebut adalah resmi (legal). Perusahaan yang tergabung dalam APLI secara lengkap dapat dilihat di web resmi APLI.

Beberapa contoh perusahaan MLM yang terdaftar di APLI :
1. PT. Citra Nusa Insan Cemerlang
Produk : makanan kesehatan, makanan, minuman
2. PT. Amindoway Jaya
Produk : perlengkapan rumah tangga, perlengkapan dapur, kosmetik
3. PT. Orindo Alam Ayu
Produk : kosmetik, parfum, perawatan tubuh dan wajah, minuman kesehatan (Nutrishake, madu)
4. PT. Sophie Paris Indonesia
Produk : tas, dompet, sandal, sepatu, kosmetik, peralatan dapur, peralatan elektronik, dekorasi rumah, dsb.
5. PT. Herbalife Indonesia
Produk : nutrisi, perawatan diri, produk penurunan berat badan

Dalam perjalanannya, di masyarakat berkembang stigma negatif mengenai sistem MLM dengan maraknya praktek penipuan yang cara kerjanya menyerupai MLM.

Bisnis berkedok MLM ini menjalankan usahanya dengan skema piramida dan money game. Skema yang ditawarkan adalah skema cepat kaya. Hanya melakukan sedikit usaha namun bisa mendapat keuntungan melimpah.

Lalu bagaimana membedakan MLM legal dengan skema piramida dan money game? Simak posting selanjutnya  “Beda MLM Legal, Skema Piramida, dan Money Game”.

Incoming search terms:

  • pengertian mlm
  • arti mlm
  • pengertian multi level marketing
  • definisi mlm
  • contoh multi level marketing
  • definisi multi level marketing
  • contoh MLM
  • Pengertian bisnis MLM
  • mlm adalah
  • arti kerja mlm
  • bedjoutomo says:

    informasi ini amatlah penting bagi siapa saja yang ingin aktif di dalam bisnis mlm.bagus terima kasih informasinya

    December 1, 2013 at 11:19 am
    • kerja di rumah says:

      Sama-sama, mas Bedjo. Semoga bermanfaat. Terima kasih kunjungannya :)

      December 3, 2013 at 12:22 pm
  • Gunawan says:

    Makasih pencerahannya, yang namanya bisnis apapun bentuknya sudah selayaknya klo jualan, krn tanpa penjualan perusahaan manapun pasti akan bangkrut.

    January 21, 2014 at 9:48 am
    • kerja di rumah says:

      Sama-sama, pak Gunawan. Maaf baru respon. Iya di MLM pun sebenarnya perekrutan itu untuk menambah tenaga penjualan dan meningkatkan omset :)

      February 12, 2014 at 1:48 pm
  • rohmad says:

    terima kasih atas info tentang MLM.
    Semoga bisa bermanfaat

    September 19, 2014 at 5:50 am
  • sitinur hidayah says:

    sebagai pelaku MLM murni
    informasi ini pastinya sangat bermanfaat untuk kami sehingga masyarakat boisa membedakan mana yang MLM,money gane dan piramid

    March 8, 2015 at 10:58 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*