Sebagai makhluk sosial, kita selalu berusaha agar bisa diterima dalam komunitas tempat kita bersosialisasi dan bisa saling memberikan manfaat.

Ada 2 hal penting yang sangat menentukan dalam hal sosialisasi/pergaulan :

Pertama, LISAN.

Lisan atau semua kata-kata yang keluar dari mulut kita harus dijaga dan terpelihara dengan baik. Harus kita kontrol agar tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa kita sesali di kemudian hari.

Perhatikan kata-kata yang keluar dari mulut kita.Kadang kita baru menyadari efek negatifnya setelah lawan bicara kita tersinggung atau marah.

Hati-hati, lisan atau kata-kata itu sangat membekas di hati jika menyakitkan.

Jika terlanjur mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan segeralah meminta maaf.

Kata-kata yang keluar dari mulut kita yang berupa janji juga harus ditepati.

Menepati janji sangat berpengaruh pada kredibilitas.

Orang yang selalu menepati janji adalah orang yang bisa dipercaya. Oleh karena itu, hati-hati mengucap janji. Asalkan kita yakin bisa memenuhinya, maka silahkan berjanji dan tepati.

Jangan sampai membuat orang kecewa dan mengurangi kepercayaan orang terhadap kita.

Kedua, PERBUATAN.Perbuatan atau perilaku kita sangat mencerminkan nilai-nilai yang sudah tertanam dalam diri kita.

Jika kita berkeyakinan bahwa korupsi itu haram, maka kita tidak akan melakukannya.

Kita juga akan menilai jelek terhadap orang yang melakukan korupsi.

Dalam keseharian kita juga tidak akan merugikan orang lain dengan perbuatan kita.

Misalnya, kita tidak akan mengambil barang yang bukan hak milik kita.

Kita menjadi hati-hati dengan perbuatan kita karena apapun yang kita lakukan itu jadi tanggung jawab kita.

Intinya adalah jika kita menganut nilai-nilai kebaikan maka lisan dan perbuatan kitapun akan terbawa baik.

Konsistensi terhadap nilai kebaikan menjadi tantangan tersendiri dalam mengarungi kehidupan dengan segala godaannya.

Kebergantungan kita terhadap Tuhan bisa menjadi pedoman yang kuat agar nilai kebaikan ini tidak luntur dan bisa menuntun lisan dan perbuatan kita.

Dengan demikian tanggung jawab terhadap lisan dan perbuatan juga akan mengarah pada tanggung jawab terhadap Tuhan.

 

Tanggung Jawab terhadap Lisan dan Perbuatan
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!