Jangan Menyerah

Ada tidak di antara kita yang tidak punya impian buat hidup lebih baik? Mungkin ada ya. Mungkin ada orang yang punya perasaan seperti  “Ya sudah beginilah takdir kita. Terima saja.”

Sepengetahuan saya, Tuhan tidak akan merubah nasib hamba-Nya jika hamba tersebut tidak berusaha merubah nasibnya sendiri.  Dengan kata lain kita masih bisa berikhtiar untuk merubah nasib atau keadaan kita. Tentu saja dibarengi dengan doa memohon supaya impian kita bisa terwujud.

Biasanya sepanjang perjalanan pencapaian impian tersebut pasti ada aral melintangnya. Disinipun pola pikiran bisa berbeda-beda. Ada yang menyikapi bahwa halangan tersebut adalah sebuah problem sehingga kita marah-marah, tidak terima dengan kondisi di depan mata, dan kadang juga kaget kenapa harus menghadapi masalah seperti itu.

Ada juga yang menyikapi sebaliknya dimana halangan tersebut dipandang sebagai tantangan yang harus bisa dilewati. Inilah sikap yang diperlukan untuk keteguhan hati dalam meraih impian.

Cuma untuk bisa memiliki keteguhan hati ini sebagai manusia biasa kita pasti berproses. Psikologi anak manusia dalam berjuang meraih impiannya tidak pernah lepas dari yang namanya penuh semangat, kecewa, patah semangat, stuck in a moment. Perasaan ini wajar. Kalau sudah yakin dengan tujuan maka perasaan-perasaan tersebut tidak akan mempengaruhi action kita.

Pernah merasa ingin menyerah? Mungkin pernah ya. Semakin besar goal (tujuan) kita, semakin besar ikhtiarnya, semakin besar tantangannya. Kurangnya ilmu sebenarnya penyebab utama kita ingin menyerah. Atau kurang modal juga bisa. Padahal asalkan kita sungguh-sungguh pasti ada jalan keluarnya.

Jangan Menyerah. Karena menyerah berarti berhenti dan berhenti berarti gagal.

Kunci dari kesuksesan adalah konsistensi dan kesabaran. Harus sabar. Sayang kan kalau sudah ikhtiar maksimal dan kesuksesan sebenarnya sudah di depan mata…eh…kita lepaskan karena kita merasa tidak ada hasilnya. Padahal semua itu berproses.

Semua itu mungkin. Yang penting kita punya keyakinan dalam diri. Percaya bahwa kita akan sukses. Percaya bahwa kita perlu belajar dan kerja keras. Dan percaya bahwa Tuhan akan memampukan kita meraih sukses.

So, mari belajar bersama, berproses menuju sukses 🙂

Mengutip dari Thomas Alva Edison :

Banyak kegagalan dialami oleh orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan di saat mereka menyerah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *