Mengapa kita bisa begitu sukses dalam meraih beberapa tujuan tetapi yang lain tidak bisa? Jika kita tidak yakin, kita tidak hanya sendiri dalam merasakan kebingungan ini. Ternyata orang yang brilian/berprestasi tinggi-pun, perlu waktu ketika harus mencoba memahami mengapa mereka berhasil atau gagal. Jawaban yang intuitif adalah bahwa kita lahir dengan kelebihan (bakat) dan kekurangan tertentu dibandingkan yang lain. Namun penelitian dalam satu dasawarsa tentang achievement/pencapaian hidup menunjukkan bahwa orang sukses meraih tujuan mereka bukan karena siapa mereka melainkan karena apa yang mereka lakukan.

1. Lakukan dengan lebih spesifik.

Ketika menetapkan tujuan untuk diri sendiri, cobalah untuk se-spesifik mungkin. “Kehilangan 5 pounds adalah lebih baik daripada hanya kehilangan beberapa pound,” karena kehilangan 5 pounds memberikan ide yang lebih jelas mengenai bagaimana sukses itu. Dengan mengetahui secara lebih jelas apa yang ingin kamu raih akan membuatmu terus termotivasi sampai kamu mendapatkannya. Selain itu, pikirkan tentang tindakan spesifik yang perlu dilakukan untuk meraih tujuanmu. Misalnya tindakannya adalah mengurangi makan dan perbanyak tidur. Itu kurang spesifik. Buatlah seperti ini : Aku akan tidur setiap jam 10 malam.

2. Mengambil kesempatan dalam melakukan action untuk mencapai tujuan

Dengan padatnya kesibukan kita dan banyaknya tujuan-tujuan yang ingin kita capai sekaligus, tidak mengejutkan jika kita sering melewatkan kesempatan untuk melakukan action dalam sebuah tujuan karena kita sering tidak menyadarinya. Apakah kita benar-benar tidak memiliki waktu untuk membalas telpon? Apakah kita tidak memiliki waktu untuk membuat rencana? Meraih tujuan artinya mengambil kesempatan-kesempatan ini sebelum terlewat begitu saja.

Supaya dapat mengambil kesempatan yang datang, semenjak awal putuskan kapan dan dimana kita akan melakukan action. Dan kembali disini kita harus se-spesifik mungkin (misalnya, untuk hari Senin, Rabu, Jumat, kita akan membuat rencana 30 menit sebelum kita bekerja). Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa membuat perencanaan akan membantu otak kita untuk mendeteksi dan mengambil kesempatan yang datang pada kita, dan meningkatkan kesempatan untuk sukses hingga 300%.

3. Mengetahui secara persis sudah sejauh mana kita melangkah.

Meraih tujuan juga membutuhkan kejujuran dan memantau secara rutin perkembangan kita, bisa oleh orang lain bisa juga oleh kita sendiri. Jika kita tidak mengetahui perkembangan kita, kita tidak bisa menyesuaikan kebiasaan dengan strategi kita dengan selaras. Cek progress kita secara rutin, mingguan, atau bahkan harian tergantung tujuan kita.

4. Optimis dengan realistis.

Ketika kita menetapkan tujuan, tetapkan dengan positive thinking bagaimana kita akan mencapainya. Percaya dengan kemampuan kita untuk sukses akan sangat membantu untuk membangun dan menjaga motivasi kita. Tapi apapun yang kita lakukan, jangan meremehkan dengan menganggap bahwa kita akan mengalami kesulitan dalam langkah-langkah kita mencapai tujuan. Pencapaian yang baik membutuhkan waktu, perencanaan, usaha, dan tindakan yang kontinyu. Beberapa studi menunjukkan bahwa pencapaian bisa diraih dengan mudah. Namun kurangnya usaha akan menyebabkan kita menjadi lalai dalam proses perjalanan pencapaian tujuan dan tentu saja akan menyebabkan tingginya kemungkinan kegagalan.

5. Fokus untuk menjadi lebih baik, daripada hanya menjadi baik.

Penting bagi kita untuk mempercayai bahwa kita memiliki kemampuan untuk meraih tujuan. Banyak dari kita yang percaya bahwa kecerdasan, kepribadian, dan karakter/sifat kita itu tidak bisa dirubah. Jadi apapun yang kita lakukan hal tersebut tidak akan dapat berkembang. Alhasil, kita hanya fokus lebih kepada pencapaian tujuan yang sesuai dengan diri kita daripada mengembangkan dan memperoleh ketrampilan baru.

Untungnya, riset bertahun-tahun membuktikan bahwa tidak benar jika kita percaya bahwa kemampuan kita merupakan hal yang sudah fix/tidak bisa dirubah. Kemampuan dapat dibentuk. Dengan meyakini fakta bahwa kita bisa berubah akan membuat kita bisa mengambil keputusan yang lebih baik dan meraih potensi kita secara total. Orang-orang yang memiliki tujuan agar menjadi lebih baik lebih daripada hanya menjadi baik akan menghargai kesulitan dan menghargai proses mencapai tujuan sebagaimana tujuan itu sendiri.

6. Memiliki ketabahan

Ketabahan adalah kemauan untuk commit pada tujuan jangka panjang dan untuk tetap bertahan walaupun terhadang kesulitan. Studi menunjukkan bahwa orang-orang seperti ini memiliki pendidikan dan Indeks Prestasi yang lebih baik. Jika kita merasa bahwa kita bukan orang yang tabah, bahwa kita tidak memiliki kemampuan untuk dimiliki orang sukses, maka kita bisa melakukan sesuatu untuk merubahnya.Kita harus berusaha untuk memiliki pengetahuan tentang apa yang harus kita lakukan (effort), perencanaan (planning), keteguhan (persistence), dan strategi yang bagus (good strategies). Hal tersebut tidak hanya bisa membantu kita untuk lebih akurat, tapi juga bisa membuat kita lebih tabah.

7. Bangun tekad/kemauan yang kuat.

Tekad ini harus harus dijaga agar tidak menjadi lemah. Membuat perencanaan secara kontinyu bisa memelihara tekad/kemauan kita. Malah akan menjadikan tekad/kemauan kita menjadi semakin kuat dan membantu kita untuk sukses.

Agar tekad/kemauan semakin kuat, lakukan hal-hal yang sifatnya menantang yang menuntut kita untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin kita lakukan. Cobalah untuk belajar sesuatu yang baru. Jangan menyerah. Mulai dengan satu aktivitas, dan buat rencana tentang bagaimana kita akan mengatasi kesulitan yang muncul. Mungkin awalnya akan sulit tapi semuanya akan menjadi lebih mudah ke depannya. Itulan poin yang kita harapkan. Ketika tekad bertambah kuat di saat itulah kita akan bisa mengambil tantangan yang jauh lebih menantang dan memiliki kontrol atas diri kita sendiri.

8. Jangan melakukan 2 tugas yang menantang secara bersamaan.

Jangan menyulitkan diri sendiri dengan melakukan hal ini. Orang sukses tahu bagaimana agar upaya kita mencapai tujuan itu tidak menjadi lebih berat.

9. Fokus pada apa yang akan kita lakukan, bukan pada yang tidak ingin kita lakukan.

Apakah kita ingin sukses mengatasi kebiasaan buruk kita yang mudah marah? Maka rencanakan bagaimana kita akan me-replace kebiasaan ini dengan yang baik daripada fokus pada kebiasaan buruk itu sendiri. Riset menunjukkan bahwa mencoba untuk menghindari/mencegah sebuah hal untuk dipikirkan hanya akan membuat itu semakin aktif dalam pikiran kita. Sama halnya dengan kebiasaan. Dengan mencoba untuk tidak melakukan kebiasaan buruk maka kebiasaan buruk bukannya menghilang namun justru akan semakin menjadi.

Jika kita ingin berubah, tanya pada diri sendiri apa yang akan kita lakukan untuk me-replace dengan yang baik?

Contohnya, jika kita ingin mengontrol temperamen kita maka kita bisa membuat rencana sebagai berikut :

Jika kita mulai merasa marah, maka kita akan mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Dengan mengambil nafas dalam-dalam untuk me-replace kemarahan kita maka hal tersebut bisa mengurangi kemarahan kita sampai kemudian hilang sama sekali.

Dengan 9 hal tips sukses ini kita bisa mengetahui diri kita lebih baik lagi, Yang lebih penting, kita bisa mengenali kesalahan yang ada pada diri kita dan memperbaikinya mulai dari sekarang. Ingat, kita tidak perlu menjadi orang yang berbeda untuk menjadi lebih sukses. Ini bukan tentang siapa kita melainkan tentang apa yang kita lakukan.

Referensi : articlesbase.com

9 Hal yang Dilakukan Orang Sukses
Tagged on:                                         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!